Kamis, 22 Desember 2016

Bento, Nasi Kotak Khas Jepang

OGI'ers pasti mendengar yang namanya bento. Tapi apasih sebenarnya bento itu ? Bento yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti bekal makanan atau nasi kotak merupakan makanan yang cukup populer di Jepang. Biasanya isi bento disusun dan ditata dengan sangat cantik sehingga terlihat menarik dan dapat mengundang selera makan semua orang. Bento biasanya diisi dengan nasi, lauk seperti sosis atau telur gulung, daging dan juga sayur-sayuran.

Sejarahnya, bento berasal dari zaman Kamakura (1185-1333). Saat itu, orang Jepang mengenal hoshi-ii atau nasi kering. Hoshi-ii bisa langsung dimakan. Hoshi-ii juga dapat dimakan dengan cara direbus terlebih dahulu dalam air sebelum dimakan. Hoshi-ii biasa dibawa menggunakan tas kecil. Dua abad kemudian, tas kecil digantikan oleh kotak kayu. Makanan tersebut menjadi terlihat lebih menarik dan praktis, sehingga makanan tersebut sering dibawa pada saat perjalanan jauh ataupun sedang acara minum teh. 

Pada tahun 1600-1800an (zaman edo), kebudayaan bento makin meluas di kalangan rakyat jepang. Pasa zaman itu, jika berpergian orang jepang akan membawa bento yang kemudian ditaruh di pinggang mereka, atau disebut koshikobento. Lambat laun kebiasaan membawa bento menyebar luas. Hingga bento popular di kalangan pelajar. Mereka pergi ke sekolah dengan membawa bento.

Kebiasaan membawa bento sempat dihentikan pada tahun 1912-1926, saat itu perang dunia pertama terjadi dan timbul gerakan sosiall yang melarang anak untuk membawa bekal ke sekolah. Membawa bento dianggap akan menimbulkan kesenjangan sosial antara orang kaya dan orang miskin (menjadi ajang pamer kekayaan). Lalu bento kembali popluer pada tahun 1980-an. Sejak itu mulai banyak toko yang menjual bento. Isi bento pun mulai bervariasi, tidak hanya onigiri saja. Bento mulai dikreasikan dengan dihias menggunakan sosis dan nori .

Hargai penulis, jangan hapus sumber ini. 
Kebiasaan membawa bento sempat dihentikan pada tahun 1912-1926, saat itu perang dunia pertama terjadi dan timbul gerakan sosial yang melarang anak untuk membawa bekal ke sekolah. Membawa bento dianggap akan menimbulkan kesenjangan sosial antara orang kaya dan orang miskin (menjadi ajang pamer kekayaan). Lalu bento kembali popluer pada tahun 1980-an. Sejak itu mulai banyak toko yang menjual bento. Isi bento pun mulai bervariasi, tidak hanya onigiri saja. Bento mulai dikreasikan dengan dihias menggunakan sosis dan nori.

Bahkan saat ini para ibu rumah tangga mulai kreatif menyiapkan bento sebagai bekal. Bentuk bento kini tidak hanya nasi dan lauk pauk saja, melainkan dibentuk seperti binatang, buah, atau karakter kartun.




Pada tahun 1600-1800an (zaman edo), kebudayaan bento makin meluas di kalangan rakyat jepang. Pasa zaman itu, jika berpergian orang jepang akan membawa bento yang kemudian ditaruh di pinggang mereka, atau disebut koshikobento . Lambat laun kebiasaan membawa bento menyebar luas. Hingga bento popular di kalangan pelajar. Mereka pergi ke sekolah dengan membawa bento.

Disalin dari : http://www.burung-net.com/2014/10/apa-itu-bento-dan-sejarah-bento.html
Hargai penulis, jangan hapus sumber ini. 

1 komentar:

  1. Makanan Khas Japan Bento (Sudah tau belum) Khasiat dan kandungannya? kalau belum Bisa baca di artikel dibawah ini Sayy... selamat membaca semoga bermanfaat ya Say..

    bento-makanan-khas-jepang-yang-lezat

    BalasHapus