Selasa, 31 Januari 2017

Berbagai Manfaat Coklat Hitam

Coklat terkenal akan rasa manisnya, hampir semua orang menyukai makanan yang satu ini. Rasanya yang manis dan menggoda menjadikan bahan satu ini sangat sering digunakan untuk berbagai jenis makanan dan minuman utamanya hidangan-hidangan santai semacam kue, cemilan, minuman dan lain sebagainya. Tak heran, selain rasa buah, coklat menjadi salah satu rasa yang hampir selalu ada di setiap produk kemasan atau kreasi pribadi.

Rasanya yang manis dan khas memang merupakan daya tarik tersendiri  dari coklat, akan tetapi reputasi coklat ini tidak selamanya baik, banyak beberapa orang yang meyakini bahwa coklat merupakan makanan yang bertanggung jawab terhadap munculnya gangguan kesehatan seperti obesitas, diabetes dan peningkatan kadar kolesterol.

Perlu kita ketahui bersama bahwa coklat sebenarnya tidak selamanya memiliki efek yang buruk untuk kesehatan, bahkan sebaliknya coklat memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Faktanya coklat gelap yang mengandung senyawa alami banyak menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan. Berikut berbagai manfaat coklat untuk kesehatan.

Meningkatkan Kadar Kolestrol Baik (HDL) dan Menyehatkan Jantung
Mengkonsumsi coklat hitam, utamaya yang berbentuk serbuk, diyakini dan tebukti dapat meningkatkan HDL dan mengurangi LDL (kolestrol jahat). Ini pada gilirannya akan mencegah gangguan kolestrol maupun penyakit jantung dan keluhan-keluhan terkait karena penyumbatan pembuluh darah tidak terjadi. Tak salah jika kemudian sebuah penelitian melansir bahwa mengonsumsi coklat hitam sebanyak 6.7 g saja dapat menurunkan resiko penyakit jantung hingga sepertiganya. Masih berkaitan dengan aliran darah di dalam tubuh, konsumsi coklat hitam juga dapat mencegah pembekuan darah yang merupakan sebab utama terjadinya stroke.

Apalagi, kandungan mineral dalam coklat hitam begitu berguna dalam menjaga kesehatan jantung. Magnesium, misalnya, mendukung kerja jantung dengan memperlancar aliran darah sedang tembaga memudahkan sel darah menerima oksigen.

Meningkatkan Mikroba yang baik
Ketika kamu mengkonsumsi coklat hitam dapat menghasilkan senyawa antinflamasi. Sehingga dapat mencegah berkembangnya bakteri jahat dalam usus yang dapat menyebabkan peradangan, kembung, diare dan sembelit. 

Meningkatkan Suasana Hati
Coklat hitam merangsang produksi endorfin, merupakan zat kimia di otak yang dapat memperbaiki suasana hati. Coklat hitam juga mengandung serotonin kimia, yang bertindak sebagai antidepresi.


Mencegah Kanker
Salah satu sebab yang memicu penyakit kanker adalah rusaknya DNA. Coklat hitam di sini terbukti dapat mengurangi kerusakan DNA karena kandungan flavanoid yang dimilikinya, sehingga dapat mencegah kanker.

Mengurangi Berat Badan

Coklat merupakan salah satu menu camilan ideal untuk diet karena kandungan serat di dalamnya dan efek mengenyangkan yang ia miliki. Dengan mengkonsumsi coklat, seorang yang tengah menjalani diet dapat merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama sehingga, tidak akan tergoda untuk menyantap makanan-makanan lain utamanya yang manis, berlemak dan asin. Tak hanya itu, coklat hitam juga sangat berguna untuk membakar lemak dan kalori sehingga sangat cocok dijadikan andalan saat diet. 

Meningkatkan Fungsi Otak
Hampir sama dengan kopi, coklat juga memiliki kandungan kafein tapi dalam jumlah yang sedikit. Karena kandungan kafeinnya coklat dapat menstimulasi otak tanpa menyebabkan sakit kepala. Kandungan kafein dalam coklat juga jauh lebih sedikit yaitu 27 mg kafein  dalam 2 ons coklat, sedangkan secangkir kopi biasa mengandung 200 mg sehingga coklat masih aman untuk dikonsusmi.

Cara Sehat Mengkonsumsi Coklat

Pada dasarnya kokoa dalam coklat mengandung zat gula dan lemak yang rendah. Sementara, serat tidak larut yang dimiliki kokoa sebagian besar berasal dari kulit ari biji kokoa yang belum diproses.
Jika kamu ingin mengambil manfaat coklat untuk kesehatan, maka pilih bubuk kokoa tanpa pemanis yang dapat disajikan pada susu rendah lemak, bubur gandum, atau makanan dan minuman lain yang kamu konsumsi.

Ada banyak manfaat yang bisa didapat dari mengkonsumsi coklat, baik itu untuk kecantikan ataupun untuk kesehatan. Salah satu manfaat coklat adalah bisa mencegah stres, ini karena coklat mengandung antioksidan alami yang bersifat menenangkan.

Coklat mengandung antioksidan alami yang disebut flavanoid dan epicatechins yang bertindak sebagai polifenol yang membantu menjaga kelancaran aliran darah. Makan coklat bisa mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, dan mengurangi tekanan darah.

Namun dalam mengkonsumsi coklat kita harus cerdas sehingga manfaat coklat bisa kita dapatkan dengan maksimal. 

  1. Pilih dark chocolate yang setidaknya memiliki kandungan 70 persen kakao agar kamu mendapatkan manfaat flavonoid.
  2. Jangan mencampur secangkir coklat dengan susu skim. Dan jangan tambahkan gula.
  3. Jangan pilih coklat yang banyak memiliki kandungan susu karena coklat susu mungkin banyak mengandung tambahan gula dan susu.
  4. Waktu yang tepat makan coklat adalah sebagai hidangan penutup di malam hari. Dan makan coklat tidak lebih dari satu ons sehari.
  5. Sedikit coklat setiap hari baik untuk kesehatan jantung, kulit dan mengurangi stres. Makan cokelat secukupnya dan nikmati hari kamu.

Bahayanya Makan Coklat Berlebihan

Semua orang pasti menyukai coklat, dari anak-anak sampai dewasa. Tapi tahukah kamu ada beberapa hal yang membuat coklat tidak cocok dimakan semua orang atau tidak baik dikonsumsi berlebihan. Buat kamu yang memiliki kerja pencernaan yang lemah dan lambat, makan coklat akan menjadi musuh. Masalahnya coklat terbuat dari kakao yang sulit dicerna oleh tubuh. Untuk mencernanya, tubuh perlu memproduksi enzim khusus. Sehingga, jika kamu makan banyak coklat namun tubuh tidak mampu mengimbangi produksi enzim khusus tersebut, mungkin ada efek samping yang dialami. Inilah bahaya yang harus anda tahu sebagai acuan agar mengkonsumsinya dengan bijak.

Menyebabkan bobot tubuh naik
Coklat mengandung kadar gula dan kalori yang tinggi yang dapat menyebabkan bobot tubuh meningkat. Jika dikonsumsi berlebihan daalaam jangka panjang akibat yang ditimbulkan adalah anda akan terserang obesitas.

Menyebabkan gagal jantung
Coklat mengandung kadar konsentrasi senyawa flovanoid yang sangat tinggi yang dapat melindungi tubuh dari serangan jantung, tetapi jika mengkonsumsi lebih dari 30 gram per pekan justru manfaat dari senyawa flavonoid menjadi terbalik berbahaya yaitu dapat menyebabkan gagal jantung.

Dapat menyebabkan alergi
Bagi sebagian orang ada yang harus pantang untuk makan cokelat dikarenakan alergi pada zat tertentu yang ada pada cokelat. Jika tetap ingin makan coklat makanlah secukupnya dan segeralah minum obat anti alergi untuk mencegah tumbuhnya jerawat, sakit kepala, gatal gatal dikulit dan nyeri pada perut.

Melemahkan kinerja pencernaan
Bahaya coklat untuk pencernaan juga harus menjadi perhatian anda. Tidak semua orang memiliki sistem pencernaan yang cepat dalam mencerna makanan. Faktor yang membedakan adalah usia, bobot tubuh, daya tahan tubuh dan metabolisme tubuh. Jika pencernaan anda tergolong lambat dalam mencerna jangan coba coba makan coklat dalam jumlah banyak jika tidak ingin pencernaan anda semakin melemah. Perlu dicatat, bahwa sebenarnya Coklat sangat sulit dicerna, tubuh tidak memiliki enzim khusus untuk bisa mencerna cokelat dengan baik.

Tidak baik dikonsumsi ibu menyusui
Coklat tidak baik dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui. kadar cafein didalamnya cukup tinggi antara 5 sampai 35 mg didalam 30 gram cokelat. Bayi akan mengalami rewel, sering menangis dan kesulitan untuk tidur.

Menyebabkan janin gugur
Pada ibu yang usia kehamilannya  belum mencapai 20 minggu tidak dianjurkan untk makan coklat walaupun dalam jumlah sedikit. Karena dapat menyebabkan kematian pada janin yang belum terbentuk dengan organ tubuh yang sempurna dan jika  kondisi janin ternyata baik baik saja,  namun efek buruknya akan terlihat ketika dilahirkan yaitu bayi mengalami cacat.

Senin, 30 Januari 2017

Coklat dan Manfaatnya

Coklat memiliki rasa manis yang khas, sehingga membuat makanan ini hampir dikonsumsi setiap orang di dunia. Coklat sering diidentikkan sebagai makanan yang tidak sehat, padahal coklat mengandung sejumlah zat gizi yang baik untuk tubuh manusia. 

Kandungan utama cokelat adalah kokoa. Zat flavanol dalam kokoa memiliki efek antioksidan yang mampu mengurangi kerusakan sel yang mempengaruhi risiko kesehatan seperti sakit jantung. Tanaman lainnya yang kaya flavanols termasuk yang ditemukan pada manfaat teh, manfaat jeruk dan anggur). Kedengarannya memang cukup sederhana, tetapi mengkonsumsi beberapa jenis coklat yang kaya akan kandungan flavonoid ini, diduga dapat mempengaruhi kesehatan sistem tubuh, berikut ini beberapa diantaranya :

Mencegah Penyakit Jantung
Coklat mengandung senyawa kimia yang juga dapat membantu sistem kardiovaskuler menjadi lebih lancar. Apalagi jika kamu mengkonsumsi dark chocolate, maka bisa mengurangi resiko penyakit jantung koroner dan serangan jantung. Oleh karena itu, bagi OGI'ers yang menyukai coklat akan terhindar dari resiko penyakit jantung.

Menurunkan Berat Badan
Berbeda dengan manfaat buah-buahan yang memang terkenal baik untuk menjaga berat badan, mengkonsumsi coklat menjadi ketakutan sendiri bagi orang yang sedang melakukan program diet. Pada penelitian yang dilakukan oleh University of Copenhagen ini menghasilkan penemuan bahwa coklat hitam memberikan perasaan yang lebih kenyang seperti manfaat jambu biji dan manfaat apel, daripada coklat putih. Ini artinya cukup efektif untuk membantu menurunkan berat badan.

Mengatasi Diare
Kebanyakan kita hanya mengetahui sejumlah tanaman yang memberikan dukungan terhadap pengobatan diare seperti pada manfaat daun jambu biji. Padahal sejarah budaya Amerika Selatan dan Eropa sejak abad ke-16, memberikan pengobatan diare dengan kakao. Kemudian hal ini diperkuat oleh penelitian Ilmu pengetahuan modern. Para ilmuwan di Rumah Sakit Anak Oakland Research Institute menemukan bahwa flavonoid di dalam kakao, akan mengikat protein yang mengatur sekresi cairan dalam usus kecil dan berpotensi menghentikan diare.

Obat Anti Depresi
Pilihan yang tepat ketika seseorang merasa stres atau depresi adalah dengan mengkonsumsi coklat. Ya, karena coklat memiliki kandungan senyawa serotonin yang berperan sebagai anti depresan alami.

Meningkatkan Produksi Insulin
Para peneliti di Italia baru-baru ini, melakukan penelitian terhadap 15 orang untuk mengkonsumsi 3 ons cokelat hitam atau cokelat putih dalam jumlah yang sama, yang tidak mengandung phytochemical flavonoid selama 15 hari. Kemudian penelitian ini menunjukkan hasil, bahwa resistensi insulin (faktor risiko untuk diabetes) secara signifikan menurun pada mereka yang makan cokelat hitam.

Meningkatkan Intelijen
Jika berada pada situasi proyek kerja, yang cukup memberikan tekanan, ada baiknya untuk mengkonsumsi coklat hitam. Coklat tidak hanya akan membantu mengurangi efek stres terhadap lingkungan, tapi juga akan meningkatkan kekuatan otak ketika sedang benar-benar dibutuhkan. Kondisi ini ditemukan oleh para peneliti dari A University of Nottingham, yang menemukan bahwa minum kokoa kaya flavanol berpengaruh dalam peningkatan  aliran darah ke bagian-bagian kunci dari otak selama 2 sampai 3 jam. Hal ini dapat meningkatkan kinerja dan kewaspadaan oak tdalam jangka pendek.

Mempengaruhi Peningkatan Aliran Darah
Terkait penelitian di atas, ditemukan juga hasil tekanan darah sistolik (angka pertama dalam pembacaan tekanan darah), diukur setiap hari dan juga menjadi lebih rendah pada kelompok makan coklat hitam. Kandungan zat flavonoid ini bertindak sebagai antioksidan alami dari coklat. Antioksidan yang sama ini juga terdapat pada manfaat anggur.

Minggu, 29 Januari 2017

Jenis-jenis Coklat

Berhubung sebentar lagi valentine, coklat seakan menjadi makanan wajib yang selalu ada. Biasanya diberikan kepada orang yang kita sayangi. Tapi tahukah OGI'ers, ternyata coklat ada beberapa jenisnya loh. 

Coklat Compound
Jenis coklat satu ini, nih, yang biasanya digunakan sebagai bahan untuk membuat coklat dekorasi, ganache, praline, dan lain sebagainya. Cokelat compound dibagi menjadi tiga jenis lagi, yaitu dark chocolate compound, yang rasa coklatnya pekat banget; milk chocolate compound, coklat yang mengandung campuran gula, kakao, susu, dan vanilla; serta white chocolate compound, yakni coklat batangan berwarna putih yang mengandung cacao butter.

Coklat Chip
Pasti kamu udah familiar banget dengan jenis coklat satu ini. Itu, loh, coklat yang bentuknya mini dan menyerupai tetesan air. Umumnya, sih, coklat chip memiliki warna pekat, tetapi ada beberapa toko yang menjual cokelat chip berwarna putih dan warna-warni. Mayoritas orang menggunakan coklat chip sebagai tambahan atau hiasan untuk kue-kue kering. Jadi, pastikan kalau coklat chip yang kamu pilih nggak mudah meleleh atau tahan panas.

Coklat Pasta
Coklat pasta terbuat dari ekstrak coklat dan memiliki rasa yang cenderung pahit. Ia biasa digunakan sebagai pewarna atau tambahan perasa pada cake dan roti. Sedangkan, coklat selai terbuat dari minyak nabati, gula, garam, coklat susu, dan vanili. Warnanya cenderung mengkilap dengan rasa yang manis. Kamu pasti pernah menyantap coklat selai sebagai isian untuk roti tawar.

Couverture Coklat
Ini, nih, yang biasa disebut oleh orang-orang sebagai “real chocolate”. Cokelat couverture memiliki kandungan cocoa mass, cocoa butter, dan gula. Rasanya, sih, cenderung pahit, tetapi semua tergantung juga dari kadar gula dan cokelat yang digunakan. Nah, coklat couverture ini cepet lumer banget di mulut, jadi ia membutuhkan proses pengolahan yang lebih rumit. Katanya, sih, coklat couverture juga memiliki harga yang lebih mahal apabila dibandingkan dengan jenis-jenis coklat lain.

Coklat Bubuk
Coklat bubuk adalah coklat yang mempunyai aroma kuat, tidak tengik, dan tidak berjamur. Coklat bubuk yang berwarna pekat dan beraroma pahit sangat berguna untuk mengeringkan adonan kue.

Coklat Putih
Coklat ini nggak mengandung massa kakao yang tinggi. Coklat ini terbuat dari lemak coklat, gula, dan vanili yang nggak mengandung coklat padat. Sama kayak chocolate compound, coklat ini juga sering digunakan untuk dekorasi.

Coklat Tawar
Ternyata ada coklat yang tawar loh OGI'ers. Coklat ini biasanya digunakan untuk kue, cake, dan aneka makanan ringan lain. Persentase massa kakao dalam coklat ini bervariasi, antara 30-70 persen. Semakin tinggi konsentrasi massa kakao, semakin baik rasanya.

Buat OGI'ers yang sedang mencari promo coklat, di OgahRugi.com ada nih promonya. 

Sejarah Coklat di Beberapa Negara

Semua orang pasti menyukai makanan manis yang satu ini, yup bener banget coklat. Yuk kita kenali sejarah coklat. Coklat adalah sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma Cacao). Coklat pertama kali dimakan oleh warga Meso-Amerika kuno yang dijadikan minuman, coklat dipercaya hanya para bangsawan saja yang mengkonsumsinya.

ASIA
Coklat pertama kali masuk ke benua Asia pada tahun 1560. Saat itu pohon kakao dibawa dari Caracas Venezuela ke Pulau Sulawesi, Indonesia. Namun, sejarah coklat mencatat bahwa produksi kakao di Indonesia dimulai tahun 1778. Saat itu Belanda membawa kakao dari Philipina ke Jakarta dan Sumatera. Belanda membangun beberapa fasilitas yang ditujukan sebagai pusat penyebaran coklat yang kemudian membawa produksi utamanya ke Hindia Belanda Timur (sekarang Indonesia dan Malaysia). Perkembangan produksi coklat di Sulawesi menjadikan pulau ini tercatat sebagai penghasil biji kakao terbesar di Indonesia (70%). Dan Indonesia tercatat sebagai penghasil biji kakao nomor 3 setelah Pantai gading dan Ghana (2011).

AMERIKA
Coklat dihasilkan dari kakao (Theobroma cacao). Pohon ini diperkirakan tumbuh pertama kali di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah dan sampai ke Chiapas, bagian paling selatan Meksiko. Penggunaan pohon coklat waktu itu dilakukan oleh orang-orang Olmec, sedangkan dokumentasi paling awalnya baru diketahui di sebuah situs pengolahan coklat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun SM. Menurut arkeologi, melalui hasil residu dari tangki-tangki pengolahan mengindikasikan bahwa semula penggunaan kakao tidak hanya sekedar untuk minuman, tapi digunakan sebagai sumber gula untuk minuman beralkohol. Hal ini dikarenakan adanya selaput putih yang terdapat pada biji kakao.

Suku Maya meminum coklat di sekitar tahun 400 SM, hal ini ditunjukkan dengan adanya residu coklat yang ditemukan pada tembikar yang digunakan suku Maya kuno di Río Azul, Guatemala Utara.

Meso-Amerika
Pada 1000 tahun SM, peradaban pertama yang mendiami Meso-Amerika mengenal coklat sebagai minuman xocolātl yang berarti minuman pahit. Coklat ini berasal dari buah pohon coklat yang dikenal pohon “kakawa” oleh bangsa Meso-Amerika. Sejak saat itu, coklat selalu dikonsumsi setiap saat dan menjadi simbol kemakmuran.

Suku Maya
Di 100 tahun Masehi, suku Maya mengadopsi kata “kakawa” dari Suku Olmec menjadi “kakao”. Suku Maya ini ternyata membudidayakan pohon kakao dari hutan hujan yang kemudian mereka tanam di halaman rumah mereka sendiri. Pada 600 tahun Masehi, Suku Maya mulai menggunakan bejana keramik untuk mengkonsumsi coklat. Ini ditemukan dalam makam bangsawan Suku Maya. Penemuan ini sekaligus membuktikan bahwa dalam sejarah coklat, coklat adalah simbol status penting.

Ketika peradaban Maya klasik runtuh (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, biji kakao menjadi komoditas utama Meso-Amerika. Disini mereka menggunakan biji kakao sebagai alat pembayaran seperti yang terlihat dari relief bangsa Meksiko. Pada relief tersebut digambarkan bahwa 8000 biji kakao menggambarkan angka 8000. Biji kakao menjadi sebuah komoditas penting, dimana penguasaan terhadap daerah utama penghasil biji kakao menjadi tujuan utama dalam perang antar suku pada beberapa abad berikutnya.

Suku Aztec
Pada tahun 1200-1500, Suku Aztec memperkuat keberadaanya di Meksiko, mereka menundukkan Suku Chimimeken dan Maya. Kekaisaran Aztec kemudian mengambil alih daerah penghasil kakao di Meso-Amerika, Chiapas modern (Mexico, Guatemala). Bagi suku Aztec biji kakao merupakan “makanan para dewa” (theobroma, dari bahasa Yunani). Biasanya biji kakao digunakan dalam upacara-upacara keagamaan dan sebagai hadiah atau barang mewah.

Coklat juga menjadi barang mewah pada masa Kolombia-Meso Amerika, dalam kebudayaan mereka yaitu suku Maya, Toltec, dan Aztec biji kakao (cacao bean) sering digunakan sebagai mata uang. Sebagai contoh suku Indian Aztec menggunakan sistem perhitungan dimana satu ayam turki seharga seratus biji kakao dan satu buah alpukat seharga tiga biji kakao.

Pada tahun 1528, Hernado Cortez terkejut ketika mengetahui bahwa Suku Aztec menggunakan biji kakao sebagai alat pembayaran. Peristiwa ini terjadi saat Spanyol menaklukkan Aztec. Hernando Cortez kemudian membuka perkebunan coklat secara luas yang dapat ditukarkan emas dari Suku Aztec, sampai kemudian Spanyol dapat memonopoli perdagangan coklat selama hampir satu abad.

Sementara tahun 1544 M, penduduk asli Suku Maya (delegasi Kekchi) dari Guatemala mengunjungi istana Spanyol dan dan bertemu Pangeran Philip. Mereka membawa hadiah, di antaranya minuman coklat. Dari situlah, orang-orang Spanyol mulai menambahkan gula tebu dan perasa lainnya (seperti vanila) ke dalam coklat untuk membuat minuman manis mereka.

EROPA
Di Eropa, coklat pertama kali dibuka di Kota London, Inggris dengan nama Rumah Coklat pada pertengahan abad 17 (1657). Sayangnya, akses orang ke Rumah Coklat terbatas dikarenakan tingginya harga biji kakao pada saat itu. Dan ketika harga biji kakao turun dan menjadi murah, barulah kemudian usaha sejenis tumbuh pesat bahkan menggantikan cafe, tempat orang menikmati kopi, teh dan pub.

Selama abad 17, ketika Belgia dikuasai oleh Spanyol pada saat itulah coklat diperkenalkan di Belgia. Dan pada tahun 1697 Walikota Zurich, Swiss, Henri Escher begitu antusiasnya mengenalkan minuman coklat ke Swiss, hal ini terjadi ketika ia berada di Brussel. Dan sejarah coklat mencatat bahwa saat ini ironinya Coklat Swiss merupakan pesaing utama.

Karna sebentar lagi hari valentine, yuk berikan coklat yang manis ini untuk orang terkasih. Dan kamu bisa membeli promonya di OgahRugi.com

Kamis, 26 Januari 2017

Kenali Perbedaan Kue Keranjang dan Dodol Betawi

Bagi masyarakat Tionghoa, perayaan Imlek tidak lengkap tanpa adanya kue keranjang. Makanan yang satu ini seakan sudah menjadi ciri khas jika Imlek tiba. 

Kue keranjang yang dalam bahasa Mandarin dikenal dengan nama Nian Gao atau dalam dialek Hokkian Tii Kwee. Banyak orang awam sering menyebut kue keranjang dengan dodol, padahal kedua makanan ini berbeda, walaupun sama-sama legit, kenyal dan manis. Dodol menggunakan bahan gula merah atau gula aren dalam pembuatannya, dibentuk panjang-panjang dan dibungkus plastik, seperti yang juga dikenal dikalangan orang Betawi. Sementara kue keranjang tidak memakai gula merah, gula kawung ataupun gula aren, melainkan gula pasir.

Dodol di antaranya memakai bahan baku santan, sehingga mudah menjadi tengik dalam waktu beberapa bulan saja, sedangkan kue keranjang bisa tahan sampai setahun walau tidak disimpan di lemari es. Hanya saja biasanya kue keranjang yang sudah setahun akan mengeras seperti batu. Namun, rasa dan baunya masih sama. OGI'ers hanya tinggal mengukusnya kemudian dihidangkan dengan parutan kelapa. Dan kue keranjang simpanan kamu bisa langsung dinikmati.

Buat OGI'ers yang ingin melengkapi perayaan Imleknya dengan kue keranjang yang lezat, manis, dan legit, bisa langsung membeli promonya di OgahRugi.com.